Rabu, 03 Mei 2023

3 Dekade Muspen, Kominfo Terus Lakukan Revitalisasi

 Tiga Dekade Muspen, Kominfo Terus Lakukan Revitalisasi

SIARAN PERS NO.66/HM/KOMINFO/04/2023
Kategori Siaran Pers

Siaran Pers No.66/HM/KOMINFO/04/2023

Sabtu, 29 April 2023

Tentang

Tiga Dekade Muspen, Kominfo Terus Lakukan Revitalisasi 

Museum Penerangan telah memasuki usia 30 tahun sejak diresmikan pada tanggal 20 April 1993. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong menyatakan selama tiga dekade ini Kementerian Kominfo terus melakukan revitalisasi dan pembaruan agar Museum Penerangan menarik lebih banyak pengunjung.

"Tiga dekade ini menandai perubahan-perubahan yang dilakukan oleh Museum Penerangan, pembaruan-pembaruan yang dilakukan oleh Museum Penerangan sejak 1993 sampai 2023," tuturnya usai menghadiri perayaan HUT ke-30 Museum Penerangan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu (29/04/2023)

Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawah Ditjen IKP Kementerian Kominfo, Museum Penerangan baru saja dilakukan revitalisasi yang lebih modern. Menurut Dirjen Usman Kansong, revitalisasi tersebut untuk menghilangkan kesan bahwa segala sesuatu yang dianggap sudah tidak berguna akan dimuseumkan.

"Jadi kita modernisasi, kita revitalisasi untuk juga menarik pengunjung yang lebih banyak lagi. Karena tiga dekade ini juga menandai gagasan-gagasan, terobosan-terobosan yang akan kita lakukan. Antara lain adalah menyeleksi koleksi-koleksi yang ada di Museum Penerangan," ujarnya. 

Dirjen IKP Kementerian Kominfo menjelaskan berbagai koleksi unggulan yang bernilai dan bermakna akan dikurasi dan dipamerkan. Selain itu, akan ada sirkulasi koleksi benda- benda berharga dalam museum. 

"Jadi ada koleksi-koleksi yang mungkin nanti ditampilkan sebulan dan berganti lagi sebulan dengan yang lain. Sehingga ada sirkulasi untuk menarik lagi para pengunjung, supaya orang mau berkunjung berkali-kali ke museum kita ini," jelasnya. 

Tidak saja melakukan sirkulasi, Dirjen IKP Kominfo juga akan menginisiasi program untuk Museum Penerangan berpameran di luar seperti menghampiri pengunjung ke ruang-ruang publik. 

"Seperti ke mall, ke bandara ataupun tempat-tempat lain. Selama ini kita cenderung menunggu, tapi tahun depan kita yang menghampiri yang mungkin dalam setahun bisa tiga kali dulu, nanti kemudian syukur bisa sebulan sekali kita bisa berpameran di luar. Tentu saja tidak seluruhnya, hanya koleksi-koleksi unggulan yang akan kita tampilkan," jelasnya.

Menurut Dirjen Usman Kansong, tiga dekade Museum Penerangan juga menandai akan dibangunnya narasi dari museum maupun koleksi yang dimiliki.

"Salah satunya saya punya gagasan, tetapi ini tentu akan kita lihat regulasinya. Bagaimana di Museum Penerangan ini ada semacam tokoh ataupun semacam pojok souvenir yang isinya nanti bisa buku tentang Museum Penerangan, tentang koleksi-koleksinya, yang bisa dibeli oleh masyarakat, atau miniatur-miniatur dari koleksi kita yang unggulan," ujarnya.

Biro Humas Kementerian Kominfo
e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
Telp/Faks : 021-3504024
Twitter @kemkominfo
FB: @kemkominfo
IG: @kemenkominfo
website: www.kominfo.go.id

sumber : https://www.kominfo.go.id/


Read More

Menteri komunikasi & informasi Pantau Kesiapan Infrastruktur Digital dan Media Center KTT ke - 42 ASEAN

Menkominfo Pantau Kesiapan Infrastruktur Digital dan Media Center KTT ke-42 ASEAN

SIARAN PERS NO.67/HM/KOMINFO/05/2023
Kategori Siaran Pers
Menkominfo Johnny G. Plate dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam kunjungan ke Media Center dan lokasi pelaksanaan rangkaian KTT ke-42 ASEAN 2023 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (02/05/2023). - (Indra)

Siaran Pers No.67/HM/KOMINFO/05/2023

Selasa, 2 Mei 2023

tentang

Menkominfo Pantau Kesiapan Infrastruktur Digital dan Media Center KTT ke-42 ASEAN

Menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi ke-42 ASEAN, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memantau kesiapan infrastruktur digital dan layanan komunikasi publik, terutama media center.  Menurut Menkominfo infrastruktur digital dan jaringan komunikasi publik saat ini optimal dan memadai. 

“Dari sisi persiapan sudah hampir rampung semuanya, juga didukung dengan teknologi dan infrastruktur digital telekomunikasi yang memadai. Baik itu fiber optic, 4G Network maupun 4G Experience Network. Kita harapkan nanti bisa mentransmisikan broadcast seluruh acara (KTT ke-42 ASEAN) dengan baik, sehingga masyarakat dapat mengerti memahami dan mengambil manfaat darinya,” jelasnya usai kunjungan ke Media Center dan lokasi pelaksanaan rangkaian KTT ke-42 ASEAN 2023 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (02/05/2023).

Menteri Johnny menyatakan fasilitas layanan komunikasi publik akan disiapkan dengan  standar dengan Media Center saat Presidensi G20 tahun lalu. 

“Namun tentu dengan tetap melihat dan menyesuaikan kondisi di Labuan Bajo. Fasilitas ini diharapkan akan memudahkan rekan-rekan media dalam meliput dan memberitakan substansi pertemuan maupun sisi-sisi lain dari kesuksesan gelaran KTT ke-42 ASEAN 2023,” ungkapnya.

Menkominfo menjelaskan jurnalis peliput KTT ASEAN di Labuan Bajo berasal dari media lokal, nasional, hingga regional sampai global. Guna mendukung kerja jurnalis, Pemerintah menyiapkan Media Center yang berlokasi di Hotel Bintang Flores, Labuan Bajo.  

“Ada tiga ruangan dengan kapasitas yang bisa menampung sebanyak 340 pekerja media. Untuk diketahui, hingga sore ini sebanyak 319 jurnalis dari media nasional, media ofisial, dan koresponden media asing telah diverifikasi melakukan peliputan KTT ke-42 ASEAN 2023,” tuturnya. 

Menurut Menteri Johnny, ada tujuh unit stan yang bisa digunakan media penyiaran yang meliput langsung dengan salah satu stan khusus untuk TVRI. Sementara ruang konferensi pers juga disiapkan untuk menampung kapasitas 200 orang jurnalis dengan fasilitas raiser untuk jurnalis foto dan kameraman. 

“Untuk kebutuhan pelayanan kesehatan, juga disediakan ruang medis, dan awak media bisa memanfaatkannya. Ruang makan selain restoran hotel, juga akan dibangun tenda dengan kapasitas 144 chair terletak di sebelah press conference, yang juga dilengkapi dengan wifi dan ethernet sehingga bisa digunakan oleh awak media, meskipun di ruang tersebut tidak ada unit komputer,” jelasnya.

Menkominfo juga menyatakan ada stan dengan back wall untuk kerja jurnalis yang dibangun di beberapa titik berlatar belakang pantai, hotel dan taman. Sementara awak redaksi bersama pengelola komunikasi publik KTT ke-42 ASEAN 2023 berada di lantai 6 Hotel Bintang Flores. 

“Seluruh ruangan di hotel tersebut dijadwalkan akan rampung perbaikannya dalam dua hari mendatang. Keesokan harinya, pada 5 Mei 2023 rencananya dilakukan gladi,” ujarnya. 

Sebagai penanggung jawab Bidang Komunikasi, Media, dan Hubungan Masyarakat Konferensi Tingkat Tinggi ke-42 ASEAN 2023, Menteri Johnny mengharapkan agar rangkaian KTT ke-42 ASEAN 2023 berlangsung sukses. Menurutnya, persiapan Indonesia selaku tuan rumah sudah luar biasa dan setara dengan penyelenggaraan KTT G20 di Bali, November tahun lalu. 

“Mudah-mudahan, semuanya akan berjalan dengan lancar dan akan membawa dan mengharumkan nama Indonesia di kancah regional, di ASEAN, dengan tiga pilar penting yang menjadi agenda Bapak Presiden Joko Widodo saat KTT ASEAN berlangsung tujuh hari mendatang,” ungkapnya.

Selain memantau persiapan media center, Menkominfo Johnny G. Plate bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko juga memantau lokasi Welcoming Dinner dan Sesi Retreat KTT ke-42 ASEAN 2023 di Hotel Ayana Komodo Resort. Dalam kunjungan itu, Menkominfo didampingi Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong dan Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi.

Biro Humas Kementerian Kominfo
e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
Telp/Faks : 021-3504024
Twitter @kemkominfo
FB: @kemkominfo
IG: @kemenkominfo
website: www.kominfo.go.id


sumber : https://www.kominfo.go.id/

Read More

Menteri komunikasi & informasi Pastikan Akses Internet Optimal selama KTT ke-42 ASEAN

 Menkominfo  Pastikan Akses Internet Optimal selama KTT ke-42 ASEAN

SIARAN PERS NO.70/HM/KOMINFO/05/2023
Kategori Siaran Pers
Menkominfo Johnny G. Plate bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendengarkan paparan Ketua Gugus Kerja ASEAN Summit PT. Telkom Indonesia, Syaifudin di Kantor Network Operation Center PT. Telkom Indonesia, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (03/05/202). - (Indra)

Siaran Pers No.70/HM/KOMINFO/05/2023

Rabu, 3 Mei 2023

tentang

Menkominfo Pastikan Akses Internet Optimal selama KTT ke-42 ASEAN

Infrastruktur digital menjadi salah satu elemen penting dalam menunjang sukses penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi ke-42 ASEAN. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate menyatakan telah menyiapkan akses telekomunikasi dan jaringan internet berkualitas bekerja sama dengan penyelenggara layanan telekomunikasi, terutama PT. Telkom Indonesia. 

“Kami terus menyiapkan kualitas jaringan internet yang mencukupi sebagai kebutuhan siaran selama perhelatan berlangsung. Termasuk jaringan seluler maupun fixed network-nya. Agar bandwidth yang cukup, sehingga upload dan download data nanti bisa dilakukan dengan baik dan memadai,,” ungkapnya kepada jurnalis peserta media gathering di Kantor Network Operation Center PT. Telkom Indonesia, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (03/05/202).

Menurut Menteri Johnny, Kementerian Kominfo dan PT Telkom Indonesia juga menyiapkan jaringan back-up agar menjamin jaringan internet tetap optimal selama KTT ke-42 ASEAN.

“Sudah hampir lengkap atau sebentar lagi rampung 100 persen siap. (Jaringan Sistem Komunkasi Kabel Laut) perlu kita perhatikan betul-betul agar ASEAN ke-42 berjalan lancar dan masyarakat kita mendapat manfaatnya,” tandasnya. 

Selain pemantauan yang dilakukan dari NOC PT. Telkom Indonesia di Manggarai Barat, Kementerian Kominfo juga menyiagakan Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika yang ada di Surabaya, Denpasar, Mataram, dan Kupang.

"Mereka mengawasi spektrum frekuensi selama penyelenggaraan KTT ASEAN. PT. Telkom pun sudah menyiapkan pemantauan agar tidak terjadi interference spektrum frekuensi.  Saya berharap tentu melalui Network Oepration Center di sini bisa melakukan monitoring dengan baik,” ungkapnya.

Senada dengan Menkominfo Johnny G. Plate, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan jaringan telekomunikasi yang optimal merupakan jantungnya kesuksesan KTT ASEAN.  

"Publik sekarang menunggu dengan seksama apa yang dihasilkan dari KTT ini dan itu bisa di-deliver teman-teman media ke publik sebagai britdging (jembatan), maka kuncinya ada di sini (kualitas jaringan operator)," tandasnya.

Berkaca dari penyelenggaraan KTT G20, Moeldoko menyatakan sejauh ini semua persiapan layanan telekomunikasi berjalan dengan baik.   “Segala hal teknis berkaitan kualitas jaringan harus dirinci dengan baik kemungkinan-kemungkinan yang mengganggu,” ujarnya.

Kunjungan Menkominfo Johnny G. Plate ke Kantor NOC Labuan Bajo, Manggarai Barat merupakan rangkaian kegiatan untuk memantau dan memastikan kesiapan infrastruktur digital dan layanan media selama KTT ke-42 ASEAN.  

Dalam kunjungan itu hadir pula Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Usman Kansong; CITO PT. Telkom Indonesia, Erlan Widjanarko; serta Ketua Gugus Kerja ASEAN Summit PT. Telkom Indonesia, Syaifudin.

Biro Humas Kementerian Kominfo

e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
Telp/Faks : 021-3504024
Twitter @kemkominfo
FB: @kemkominfo
IG: @kemenkominfo
website: www.kominfo.go.id

sumber : https://www.kominfo.go.id/

Read More

Rabu, 15 Maret 2023

Cara hapus file virtual device di android studio

cara 1:

klik tool, sdk manager, android sdk, pilih yang akan di hapus.


cara 2.

Hapus file yang ada di dalam folder :

C:\Users\Personal\AppData\Local\Android\Sdk\system-images\



Read More

Selasa, 21 Juli 2020

Kegiatan Pertambangan Bukan Hanya Cerita Negatif



KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
REPUBLIK INDONESIA
SIARAN PERS
NOMOR: 229.Pers/04/SJI/2020
Tanggal: 1 Juli 2020
Kegiatan Pertambangan Bukan Hanya Cerita Negatif
Kegiatan pertambangan bukan hanya menghasilkan cerita negatif, banyak cerita positif, namun kerap kurang terdengar karena kurangnya informasi kegiatan pertambangan yang positif yang dilakukan sesuai dengan kaidah-kaidah pertambangan yang baik (good mining practice).
Menurut Plt. Direktur Jenderal Mineral Dan Batubara (minerba) Rida Mulyana, arus informasi positif kegiatan pertambangan harus intens dilakukan dengan memanfaatkan variasi media yang ada, sehingga stigma negatif kegiatan pertambangan dapat dihilangkan.
"Saya bersyukur pada akhirnya ada buku yang hadir di tengah-tengah "oase" keringnya informasi pertambangan yang positif. Saya sendiri jarang menemukan buku yang mengupas lingkungan di sektor pertambangan. Saya berharap akan ada lagi buku-buku atau publikasi lain yang mengkomunikasikan apa yang terjadi dikegiatan pertambangan khususnya dipengelolaan lingkungannya," ujar Rida di acara Bedah Buku Aksi Hijau Di Lingkar Tambang, Selasa (30/6).
Rida menambahkan, ada stigma negatif yang melekat disektor pertambangan, padahal kegiatan pertambangan telah mengikuti kaidah-kaidah good mining practices, yang telah mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dalam pengusahaan pertambangannya.
"Adanya buku ini merupakan sosialisasi kepada masyarakat luas juga kepada pihak-pihak terkait kegiatan pertambangan yang baik. Buku ini juga merupakan acuan bagi para pemangku kepentingan," sambung Rida.
Buku ini dapat menjadi pedoman dan acuan bagi semua badan usaha di sektor minerba dan sekaligus bisa menjadi contoh bagaimana good mining practices ini bisa dijalankan, dan faktanya bisa.
Rida juga menyampaikan bahwa saat ini sedang disusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang merupakan turunan dari Undang-Undang Mineral dan Batubara Nomor 3 tahun 2020. RPP ini memberikan perhatian lebih soal lingkungan. Pengelolaan lingkungan menjadi kewajiban yang tidak bisa ditawar-tawar lagi bagi perusahaan yang bergerak disektor minerba.
"Peraturan Pemerintah itu disusun untuk kemudian nanti bersama-sama kita terapkan di lapangan sehingga kemudian upaya usaha pertambangan bisa beriringan sejalan dan harmonis dengan lingkungan," tegas Rida.
Senada, Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan ESDM Dadan Kusdiana juga menyatakan hal yang sama. Menurutnya informasi positif kegiatan pertambangan perlu terus ditingkatkan.
"Banyak contoh perusahaan-perusahaan pertambangan yang melaksanakan kegiatan pertambangannya dengan ramah lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan yang menerapkan pronsip-prinsip good mining practices plus environmentally dalam pelaksanannya kegiatannya," ujar Dadan.
Selain melaksanakan kegiatan pertambangan yang sesuai dengan kaidah-kaidah pertambangan yang baik, perusahaan juga berhasil mengelola lingkungan bekas pertambangannya dengan baik sehingga dapat dijadikan acuan bagi perusahaan-perusahaan lain.
"Ada beberapa perusahaan yang mengelola bekas tambang menjadi area geowisata yang menarik," imbuh Dadan.
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

https://www.esdm.go.id/
Read More

Senin, 13 Juli 2020

Dorong Kelestarian dan Manfaat Ekonomi, KKP Kelola Mamalia Laut Berkelanjutan di TNP Laut Sawu

SIARAN PERS
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
  
KUPANG (2/7) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong pengelolaan mamalia laut secara berkelanjutan di Taman Nasional Perairan (TNP) Laut Sawu. Ini dilakukan mengingat TNP Laut Sawu merupakan Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) dengan potensi mamalia laut yang cukup besar untuk dikembangkan.

“Perairan TNP Laut Sawu merupakan habitat dan jalur migrasi mamalia laut. Berdasarkan hasil monitoring tahun 2013 hingga 2020 telah ditemukan 8 jenis paus dan 8 jenis lumba-lumba yang tersebar di seluruh kawasan TNP Laut Sawu dengan tingkat kemunculan terjadi sepanjang tahun” ujar Dirjen PRL, Aryo Haryono saat memberikan keterangan di Jakarta (2/7).

Aryo menambahkan  pengelolaan mamalia laut di TNP Laut Sawu merupakan bagian dari implementasi Rencana Aksi Nasional (RAN) Konservasi Mamalia Laut Tahun 2018-2022 yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 79 Tahun 2018.

“Dalam pengelolaan mamalia laut selain pelestarian juga perlu dilakukan pemanfaatan secara berkelanjutan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang Ikram M. Sangadji saat Webinar Setasea di TNP Laut Sawu menyampaikan bahwa pelaksanaan wisata pengamatan mamalia laut perlu dilakukan dengan penerapan aturan atau SOP yang ketat agar kehadiran wisatawan tidak mengganggu mamalia laut.

“Pengembangan wisata sebagai wujud pemanfaatan berkelanjutan ini sangat potensial untuk dilakukan di TNP Laut Sawu namun pelaksanaannya tetap harus berpedoman pada asas konservasi dan keberlanjutan, seperti penerapan aturan yang ketat agar kehadiran wisatawan tidak mengganggu mamalia laut,” jelas Ikram di Kupang (25/6).

Ikram menerangkan dengan banyaknya jenis mamalia laut yang ada, di wilayah TNP Laut Sawu sering juga terjadi peristiwa mamalia laut terdampar. Berdasarkan data BKKPN Kupang dalam kurun waktu tahun 2014 hingga 2020 tercatat telah terjadi 17 kali peristiwa mamalia laut terdampar.

“Sebagai upaya antisipasi, BKKPN Kupang terus melakukan penyadartahuan kepada masyarakat mengenai teknik penanganan mamalia laut terdampar,” terangnya.

Lebih lanjut Ikram menjelaskan bahwa ke depan BKKPN Kupang berencana untuk mengembangkan TNP Laut Sawu sebagai icon mamalia laut dengan menyiapkan sistem wisata pengamatan mamalia laut dan pusat studi mamalia laut yang memanfaatkan bangkai mamalia laut sebagai media pembelajaran dalam bentuk wisata museum. Untuk itu, BKKPN Kupang akan menjalin kemitraan dengan pihak-pihak terkait seperti NGO ataupun institusi pendidikan yang bergerak di bidang pelestarian mamalia laut.

“Saya berharap nantinya pengelolaan mamalia laut yang berkelanjutan dapat diwujudkan dengan tetap menerapkan kaidah-kaidah aturan agar pelestarian biota laut dan peningkatan perekonomian masyarakat dapat berjalan secara beriringan,” tandasnya.

HUMAS DITJEN PENGELOLAAN RUANG LAUT
 Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut    02 Juli 2020  
Read More
 
www.Indo-pages.blogspot.com